Andai Aku Menjadi Pemimpin Negri Ini

Semakin hari Negara ini semakin tidak karuan. Kasus demi kasus menghiasi Negri ini. Jika satu kasus sama dengan satu post, Saya gak tau ada berapa juta postingan yang dipublish dalam sebuah blog, mungkin harus membeli paket upgrade untuk menambah space hostingnya. Dari kasus yang berat hingga kasus sepele, semua ada disini, bahkan kasus yang aneh pun juga ada. Kalau Saya bahas disini takutnya jari ini bisa keriting hehe…

Ada banyak keindahan alam yang tersebar di Indonesia dan menjadi nilai positif bagi Negara kita. Terbayang dibenak ini, bisa saja suatu saat nanti keindahan itu akan tertutupi oleh kasus-kasus yang beserakan dinegeri ini. Orang-orang akan lebih teralihkan perhatiannya pada hal-hal negatif saja hingga tidak lagi menghiraukan keindahan alam Negri ini.

Andai Aku Menjadi Pemimpin Negri Ini 😎
Yaa,,, Terbesit di fikiran ini, dengan melihat kenyataan aneh yang ada, jika Saya menjadi pemimpin, Saya akan membuat sedikit perubahan dinegara ini. Akan Saya buang dan format ulang semua sistem yang rusak, dan diganti dengan sistem baru yang Saya buat sendiri. Beberapa kebijakan-kebijakan akan Saya terapkan dinegara ini apabila Saya memiliki wewenang dalam melakukannya. Adapun sistem dinegara ini yang akan Saya format ulang atau perbaharui diantaranya adalah:

  • Sistem KPK
    KPK atau Komisi Perlindungan Pemberantasan Korupsi yang kita kenal sekarang ini, Saya menilai sistem ini adalah sistem yang mubazir. Untuk apa kita membangun KPK? Gedungnya dibangun, fasisitasnya disediakan, “karyawannya” perlu digaji, belum lagi bayar listrik yang digunakan pada gedung KPK ini dan banyak lagi biaya yang harus dikeluarkan. Sistem KPK hanya membuat kasus Korupsi semakin ribet dan bertele-tele. Bahkan pelaku korupsi itu adalah orang KPK itu sendiri. Sungguh ironi.
    Jika Saya punya wewenang, Saya tidak akan menghapus sistem KPK, Saya akan membuat sedikit perubahan yakni akan Saya berhentikan semua orang-orang didalamnya, Saya tidak butuh mereka, Saya hanya perlu beberapa orang saja yang bekerja didalamnya yakni orang-orang yang memiliki bakat seperti Uya Kuya dan Romy Rafael. Dengan begitu tidak akan ada kebohongan lagi dalam menangani semua kasus korupsi. Beres kan?
    Memang, hipnotis tidak akan bekerja jika yang dihipnotis tidak bersedia, tapi jika tersangka memang tidak bersalah, mengapa dia tidak mau dihipnotis?
  • Sistem Perlindungan untuk Semua Tenaga Pengajar
    Miris sekali kan melihat kasus yang lagi hangat sekarang ini. Seorang guru diadili setelah mencubit muridnya yang nakal. Orang tua murid tidak terima dan melaporkannya pada pihak kepolisian. Dan anehnya mereka mau membahas kasus ini. huft… 😮
    Semua guru yang prosional mereka telah dibekali ilmu cara memberikan teguran pada murid. Mereka gak serta merta langsung memberikan hukuman secara fisik.
    Seorang guru harus memonitori apapun yang dilakukan semua muridnya disekolah, Saya rasa itu bukan pekerjaan yang mudah. Orang tua murid harus tau akan hal itu. Ditambah lagi mereka digaji dengan upah yang kurang. Bayangkan saja, guru honor dibayar tidak sampai Rp. 100.000 setiap bulannya dan dibayarkan tiga bulan sekali, mau makan apa mereka?
    Jika Saya punya wewenang untuk melakukan beberapa perubahan, pertama Saya akan memberikan pendidikan ulang kepada semua guru baik guru tetap maupun honor tentang cara mengajar yang benar dan sesuai prosedur. Setelah itu Saya akan memberikan perlindingan ketat kepada mereka semua. Apabila mereka terkena kasus, mereka harus berada dalam pisisi “tidak bersalah”. Jika terjadi kasus serupa, murid akan dikembalikan kepada orang tua dan memerintahkan semua sekolah untuk tidak menerimanya sebagai murid.
    Kedua, Saya akan menaikkan gaji guru dan tenaga pengajar, bila perlu lebih tinggi dari penghasilan seorang dokter. Karena tanpa mereka gak akan ada orang-orang hebat yang sekarang sedang merancang sebuah perubahan untuk negri ini.
    Ketiga, Saya akan mengubah sistem lainnya seperti tidak ada suap untuk penerimaan tenaga pengajar baru, berubahan jam mengajar, sistem Pe Er, dan beberapa sistem lainnya.
  • Sistem Hukum
    Selanjutnya Saya akan memperbaiki hukum di Indonesia, karena Saya menilai Hukum di Indonesia sangat lemah dan terkadang tidak manusiawi. Jika Saya punya wewenang melakukannya, seperti:

    • Tersangka korupsi yang terbukti bersalah akan dihukum mati dengan beberapa opsi, yakni hukuman gantung, penggal, kursi listrik, tembak mati, suntik mati atau di berikan wewenang kepada masyarakat untuk memberikan satu pukulan terbaiknya kapada pelaku karupsi. Jadi, pelaku korupsi di ikat pada tiang ditengah lapangan, lalu satu persatu masyarakat yang hadir diperbolehkan satu kali memukul, menampar ataupun menendang tubuh koruptor tersebut secara bergiliran, hingga ia merasa tersiksa dan lupa cara untuk mengisi paru-parunya dengan oksigen.
    • Tersangka pencuri yang mencuri bukan haknya akan diadili dengan beberapa pertimbangan. Jika kesalahannya terlalu berat, maka hukumannya adalah dengan menghilangkan fungsi tangan atau kaki.
    • Tersangka pelaku pemerkosaan akan dihukum mati. Kebiri adalah hukuman yang bertele-tele bahkan termasuk penyiksaan terhadap pelaku.
    • Tersangka pengedar dan pengguna Narkoba yang sudah terlalu berat kelasnya akan dihukum dengan cara dikurung dalam ruang khusus dan diberikan keleluasaan untuk menggunakan obat-obatan terlarang tersebut baik dalam bentuk pil, bubuk, suntikan dan lain-lain. Mereka akan dipaksa untuk mengkonsumsinya dengan dosis yang banyak hingga akhirnya mereka mati dengan mengenaskan.
    • Dan beberapa hukum lainnya bila diperlukan.
      Sadis memang, karena ada biaya yang harus dibayar untuk setiap kasus kejahatan, dan sekaligus untuk memberikan efek jera bagi calon pelaku lainnya.
  • Memberikan Jaminan kepada Petugas Kebersihan
    Pernah melihat pekerja yang tugasnya membersihkan kota? Dengan seragam orange-nya mereka bekerja dari pagi hingga sore hari. Sapu lidih adalah peralatan mereka untuk membersihkan kota dan dengan mobil truk mereka membuang sampah dari tempat pembuangan kota ke pembuangan akhir. Terkadang kita membersihkan got didepan rumah saja masih malu untuk melakukannya.
    Saya sangat salut akan kerja mereka para petugas kebersihan. Tangan mereka kotor tapi gaji mereka bersih, beda halnya dengan pelaku koruptor disana.
    Jika Saya punya wewenang, Saya akan naikkan gaji mereka, bila perlu melebihi gaji pegawai negeri. Selain itu mereka akan diberikan perlindungan kesehatan dan dana pensiun. Mengapa Saya lakukan demikian? Agar para pemuda yang ingin terjun ke dunia kerja, mereka tidak lagi berbondong-bondong untuk menjadi pegawai negeri hingga rela melakukan suap segala. Sehingga mereka memilih untuk bekerja sebagai petugas kebersihan dengan penghasilan dan jaminan yang mereka idam-idamkan. Dengan bergitu mereka bisa menghargai sebuah keindahan kota dan menyadarkan kepada mereka semua bahwa petugas kebersihan adalah pekerjaan yang mulia. Dengan gaji dan jaminan yang mereka dapatkan, mereka akan bekerja giat dengan semboyan “Kebersihan adalah sebagian dari iman”.
  • Sistem Transportasi
    Mengurangi kemacetan adalah cita-cita semua pemimpin daerah. Dengan berkurangnya kemacetan akan memperlancar segala urusan masyarakat. Segala cara akan Saya terapkan guna untuk mengurangi kemacetan, bila perlu Saya akan melarang masyarakat untuk membeli mobil, bila perlu. Saya akan memaksimalkan fungsi transportasi umum seperti membuat jalur buyway yang memang digunakan untuk bus, memperbanyak armada dan memastikan semua kendaraannya siap untuk dioperasikan. Bila perlu Saya akan buat jalur khusus untuk kendaraan yang sifatnya darurat seperi ambulan, pemadam kebakaran, mobil mayat, dan lain-lain yang bersifat mendesak.

Sebenarnya masih banyak lagi kebijakan-kebijakan yang ingin Saya terapkan di Negara ini guna untuk tercapainya Negara yang aman dan damai. Seperti membuka lapangan pekerjaan, menghidupkan kebudayaan dan adat istiadat di setiap daerah, menghilangkan budaya buruk yang datang dari luar Indonesia, menghapus program Sampah yang banyak tayang di televisi dan lain sebagainya.

Saya Tau, jadi pemimpin bukanlah perkara yang mudah, semua ada prosedur dan tata caranya masing-masing. Akan tetapi, melihat kondisi yang sekarang ini terjadi di Indonesia, membuat Saya bingung harus berbuat apa untuk Negara ini. Mereka yang duduk di kursi yang tinggi disana berlaku tidak amanah dan cendrung bertindak mengada-ngada. Mereka lupa akan tanggungjawab yang mereka emban di balik kursi itu.
Saya salut dengan pemimpin daerah yang lebih mementingkan kepentingan masyarakat dibandingkan kepentingan dirinya sendiri. Mereka mengabdikan dirinya untuk negri ini, menjalankan visi dan misi yang mereka bangun sebelum dan setelah menjabat. Harusnya semua pemimpin daerah memiliki pengabdian yang sama seperti mereka, agar terwujudnya Negara yang adil dan sejahtera seperti yang tertulis dalam Pancasila.

Maaf tulisan ini tidak Saya hiasi dengan gambar-gambar yang membuat tulisan ini semakin berwarna, Saya berharap pembaca sekalian bisa membayangkan sendiri poin demi poin diatas hehe.. 😆
Saya gak tau artikel ini bermanfaat atau tidak, yang jelas ini adalah uneg-uneg yang ada di dalam otak Saya dan Saya tuangkan kedalam artikel. Jika ada yang tidak setuju atau ada yang ingin menambahkan poin-poinnya, Saya siap untuk menerima masukan dari Sobat semua.

Happy Blogging

 

Jika kalian menjadi pemimpin, kebijakan apa yang akan kalian lakukan?