Inikah Kabar Darimu, Sahabat

Disaat Saya sedang merancang artikel untuk dipublish pada blog ini, Saya dapatkan handphone ini berbunyi, menandakan adanya pemberitahuan terbaru. Hanya saja nada yang terdengar kali ini berbeda dengan nada yang Saya gunakan pada aplikasi Whatsapp… Wah ini bukan pemberitahuan dari Grup Obrolin yang biasa ku dengar, lantas ini pemberitahuan dari aplikasi apa . . . ?
Ahh palingan ini pemberitahuan dari BBM . . . Siapa lagi sih yang broadcast malam-malam gini . . . ? Saya gak butuh produk pemutih kulit, kalo peninggi badan Saya berminat.

Saya tidak memperdulikan pemberitahuan itu, lantas Saya lanjutkan saja tulisan yang baru setengah jalan ini. Tapi nada pemberitahuan itu berbunyi kembali hingga beberapa kali.. Hmm . . . ini pasti ada kabar yang ingin disampaikan..
Ternyata kabar tersebut datang dari Sahabat Saya yang berada di Kalimantan. Wah udah lama nih gak kontekan. . .
Akhirnya perhatian Saya teralihkan dan Saya memilih untuk chattingan dengan sahabat Saya ini . . .
Seperti biasa, pertanyaan pembuka yang diajukan adalah seputar kabar dan sebagainya . . . Ternyata kabar mereka disana baik-baik saja disan. . . Syukurlah…
Hingga pada akhirnya Saya tertegun dan terdiam sejenak akan kabar buruk yang disampaikan oleh Sahabat Saya tersebut . . . Inilah sepenggal obrolan kami yang membuat Saya tertegun sejenak dan berlinangan air mata . . .

Kami memangginya dengan sebutan Bang Jarum… Entah dari mana julukan itu berasal, tapi baginya itu bukan masalah, asalkan itu baik dan kami nyaman akan panggilan tersebut.
Mengetahui akan kabar tersebut, Saya langsung menghubunginya . . .
Ahh tidak aktif,,, pasti dia berada di kampung.. Dikampung tempat ia tinggal, disana sangat sulit mendapatkan signal…
Akhirnya Saya mencoba untuk menghubungi siapa saja yang bisa Saya dapati info darinya.

Ternyata benar. . . yaa kabar itu memang benar . . . Kecelakaan terjadi dan menimpa Bang Jarum.
Kejadiannya pada saat membongkar tenda yang mereka gunakan untuk berjualan pada event yang diselenggarakan di kota Sintang. Ketika proses pembongkran tenda, Sebuah paku terpental dan mendarat dimata kirinya. . .
Bang Jarum langsung dibawa kerumah sakit dan ditangani oleh dokter yang bertugas disana. Hasil dari pemeriksaan, Bang Jarum harus segera dioperasi . . .

Ya Allah . . . Semua yang terjadi didunia ini atas izinMu… Hamba yakin, tanpa persetujuan dariMu, hal tersebut tidak akan pernah terjadi…

Sejenak Saya teringat masa-masa bersama dulu ketika Saya berada di Kalimantan… Kami berjualan secara berpidah-pindah tergantung dimana ada event diselenggarakan.
Saya ingat, beliau dulu yang membantu Saya ketika bisa ubur-ubur ganas melumpuhkan tubuh ini . . . (kunjungi : Sekali lagi terselamatkan oleh maut) Dia juga yang mengajarkan Saya apa itu bersyukur . . .

Seolah-olah ini mimpi . . . Mengapa orang sebaik dia mendapatkan musibah seburuk ini . . .
Saya teringat momen-momen kami bersama dulu, langsung Saya buka kumpulan foto-foto selama Saya berada di Kamlimantan dulu . . . Ini beberapa foto yang berhasil Saya abadikan disaat kami bersama . . .

Momen Pertama Kali Melihat Laut

Mereka berdua beru pertama kali melihat laut hihihi

Lokasi : Pantai Pulau Datok – Kayong Utara

Lokasi : Stadion Baning – Sintang

Lokasi : Halaman Parkir Mega Mall – Pontianak | pada event Festival Kuliner

Lokasi : Tugu Khatulistiwa – Pontianak

Event Imlek – Pontianak

Lagi buat Sosis Gulung hihi

Lokasi : Rumah Radangk – Pontianak

the best angle of the year

Saya juga teringat saat terakhir menelphonenya . . . Dia berkata bahwa dia merinduka Saya dan momen saat kita bersama . . .
Aku juga, Sahabat . . . Semoga Allah melindungi kalian semua disana . . .

Maaf ya, pada artikel ini Saya cuma ingin bernostalgia Saja.. Jika kalian bisa menemukan hal berharga pada artikel ini, syukurlah . . .
Kalo gak, mungkin bisa diulang kembali dari atas hehe

Artikel yang tadi Saya ketik, InsyaAllah besok Saya publish.. siang ini mungkin akan Saya selesaikan . . .

 

Happy Blogging . . .

Iklan