Lukanya sih Gak seberapa…

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh… 😊😊😊

Jambi – Sabtu, 6 Juli 2019 menjadi moment yang membuat Saya untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.
Seperti yang selalu Saya nasehati kepada adik-adik Saya, bahwa resiko dalam berkendara itu ada 3, yakni menabarak, ditabrak dan kecelakaan tunggal. Dan Alhamdulillah, atas izin Allah, Aku mengalami hal tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 12.06 WIB, yakni beberapa menit menjelang adzan Dzuhur. Ketika hendak menyeberang jalan menuju kantor tempat Saya bekerja, yang pada waktu itu Saya baru saja menjemput CPU dari tempat service komputer.

Nah.. pada saat menyeberang jalan, tentu tidak lupa menyalakan lampu sign dan meminta pengendara mobil untuk memberikan Saya ruang untuk menyeberang jalan. Alhmdulillah sebuah mobil pertama mempersilahkan Saya menyeberang dengan memperlambat laju kendaraannya.

Hanya saja, ada sebuah mobil yang melaju dengan cepat, mendahului sebuah mobil pertama dari sisi sebelah kiri.. yang artinya pengendara mobil tersebut tidak mengetahui bahwa Saya sedang menyeberang jalan. Alhasil benturan pun tidak bisa dihindari, dan Saya pun terhempas ke aspal dengan kondisi helm yang Saya kenakan terlepas dan kepala Saya membentur aspal. CPU yang Saya bawa pun juga ikut terlempar hingga beberapa meter dari posisi motor Saya yang terjatuh.

Seketika tubuh ini terasa melayang dan tidak bisa di kontrol. Dibawah terik matahari, Saya terbaring di atas aspal yang panas. Alhamdulillah ada seseorang yang membantu Saya berdiri dan menyuruh Saya untuk beristirahat. Tapi Saya memilih untuk melangkah dengan sempoyongan untuk mengambil CPU dan membawanya ke tempat yang lebih aman.

Dengan keadaan yang bingung, pengendara mobil tersebut menghampiri Saya..
Tanpa menanyakan bagaimana kondisi Saya, dia berkata “Bang, kalau nyeberang hati-hati dong.. masa nyerong gitu nyeberangnya“.

Karena Saya masih sempoyongan, Saya gak terlalu menghiraukan orang tersebut dan fokus memperhatikan kondisi CPU yang Saya bawa yang ternyata body CPU tersebut rusak.
Lalu Saya pandang orang tersebut dan berkata “Bang, kalo nyalip (mendahului) tu jangan dari sebelah kiri.”

Kemudian Saya tinggalkan orang itu dengan membawa CPU masuk ke dalam kantor. ya, kejadian tersebut tepat di depan kantor.
Hanya Saja orang tersebut tidak ikut masuk ke kantor.. padahal Saya ingin meminta penjelasan kepada orang tersebut dan mendiskusikannya didalam kantor, karena pada waktu itu diluar sedang panas terik dan lebih baik klarifikasi nya sambil duduk di sofa kantor.

Eh ternyata dia cuma berdiri diluar kantor dan menunggu Saya keluar.. karena Saya kondisi tubuh Saya lemah, Saya gak mau keluar untuk nyamperin tu orang. Eh malah dia masuk mobil, trus pergi…

Singkat cerita, Saya perhatikan kembali kondisi badan yang lemah tak berdaya ini.. Alhmdulillah hanya luka sedikir di bagian siku kiri dan jempol kaki kiri. Gak lama setelah itu, kaki menjadi perih dibagian betis dan lama kelamaan sakitnya menjalar ke seluruh persendian. Puncaknya pada malam hari, seluruh tubuh ini merasakan sakit yang teramat hingga beberapa hari.

Pada saat Saya menulis artikel ini, Alhmdulillah sakitnya udah berkurang, tapi masih ada nyeri pada betis kiri.
yang bisa Saya simpulkan dari kejadian ini, kedepan Saya harus lebih berhati-hati lagi dalam berkendara…

 

Happy Blogging..
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh…

Iklan